Tampilkan postingan dengan label dengan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dengan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Februari 2014

Pemimpin Umno kecewa dengan kenyataan Musa Hitam


Oleh Mohd Farhan Darwis, Md Izwan dan Zurairi AR
March 14, 2013
KUALA LUMPUR, 14 Mac — Ahli politik Barisan Nasional (BN) memberi reaksi kecewa dan sinis terhadap kenyataan bekas Timbalan Perdana Menteri Tun Musa Hitam mengatakan Malaysia tidak akan bankrap sekiranya Pakatan Rakyat (PR) berjaya menawan Putrajaya dalam pilihan raya akan datang.

Ahli parlimen BN menegaskan manifesto PR kekurangan kemapanan dan kredibiliti, tidak seperti rekod BN yang telah terbukti berjaya memerintah Malaysia untuk beberapa dekad lalu.
“Bagaimana sesiapa sahaja boleh meramalkan apa yang akan berlaku?” kata Datuk Chua Tee Yong kepada The Malaysian Insider di sini, merujuk kepada dakwaan Musa kerajaan PR akan bekerja keras untuk mengekalkan pertumbuhan ekonomi negara.

Ketua Biro Profesional Muda MCA itu mengekalkan keraguan beliau PR akan dapat untuk melaksanakan setiap janji di dalam manifesto pilihan raya mereka tanpa menghabiskan tabung simpanan negara.
Akan tetapi ahli parlimen BN tidak menyerang Musa dengan jelas secara peribadi kerana kedudukan beliau yang tinggi di kalangan rakyat Malaysia.

Walau bagaimanapun, komen bekas pemimpin itu dalam satu wawancara Sinar Harian yang diterbitkan semalam dan perbualan beliau secara peribadi tentang Umno dan politik telah menyebabkan kebingungan di Putrajaya.

Ahli Parlimen Umno Tangga Batu Datuk Idris Haron mempertahankan tuduhan bankrap, menjelaskan ianya dibuat dalam konteks mengkritik manifesto PR dan bajet bayangan yang gagal untuk mengambil kira kemapanan ekonomi.
“Mereka kata keuntungan daripada gejala rasuah dan korup yang dapat mereka atasi, namun, ia hanyalah sekadar angka yang bukan dalam bentuk fizikal,” kata Idris.
“Manifesto mereka juga dibuat tergesa-gesa dan ibarat seperti setengah masak.”

Setiausaha Agung MIC S Murugesan menyelar pakatan pembangkang kerana gagal menunaikan janji mereka di Selangor, negeri yang buat pertama kalinya jatuh dalam pilihan raya lepas.
“Pembangkang sepatutnya membuktikan terlebih dahulu di negeri yang mereka perintah,” kata Murugesan.

Chua bersetuju dengan Murugesan, mengatakan sebab Selangor berjaya untuk terus bertahan adalah kerana PR telah gagal untuk menunaikan janji mereka di negeri tersebut.
“Mereka tahu jika mereka laksanakan (janji-janji) itu, Selangor akan muflis,” kata Chua.

Ahli parlimen Labis itu juga meramalkan kerajaan persekutuan PR pasti perlu mencari langkah-langkah lain untuk meningkatkan pendapatan kerajaan, seperti meningkatkan cukai, jika mereka mahu Malaysia tidak bankrap ketika cuba menunaikan janji.

Dalam wawancara bersama Sinar Harian, Musa dilihat mempertahankan PR, yang telah diramalkan oleh ahli-ahli politik dan sesetengah pemerhati memihak kepada BN sebagai berkemungkinan untuk menghabiskan tabung simpanan negara dan akan menakutkan pelabur-pelabur asing dengan dasar-dasar awam dicadangkan dalam usaha mereka untuk mengambil alih kuasa persekutuan.
“Jika pembangkang memerintah, mereka tidak akan membuat pelabur dari luar negara lari. Mereka tidak akan buat sedemikian dan membuat ekonomi bankrap,” kata Musa dalam satu sidang media pada Selasa.

Bekas perdana menteri Tun Dr Mahathir Mohamad dalam beberapa bulan kebelakangan ini telah memberi amaran kepada rakyat Malaysia tentang mengundi untuk perubahan, berhujah ia akan menyebabkan kerajaan lemah yang akan menghalang kemajuan ekonomi.
Semasa jamuan makan tengah hari bagi memperingati ulang tahun ke-64 MCA pada Januari, presiden parti itu Datuk Seri Dr Chua Soi Lek telah memberi amaran kepada ahli Indeks Komposit FTSE Bursa Malaysia Kuala Lumpur (FBM-KLCI) akan jatuh 500 mata jika PR mula berkuasa.

PR pula cuba untuk mengubah persepsi serta meredakan kebimbangan, dengan dua forum bertajuk “Menguruskan Ekonomi Semasa Peralihan Politik” yang diadakan oleh Institut Rakyat berkait rapat dengan PKR semalam di Pulau Pinang, dan sebelum ini di Kuala Lumpur.
Dalam forum dua hari lepas, pengarah eksekutif Institut Pulau Pinang Prof Woo Wing Thye menggesa perubahan total perlu berlaku sebelum Malaysia boleh memperbaiki ekonomi yang tersekat, diburukkan lagi oleh politik.

Rakan panel beliau, ahli ekonomi Bank Islam yang digantung, Azrul Azwar Ahmad Tajuddin telah meramalkan pemulihan ekonomi pantas di bawah setahun sekiranya PR menang Pilihan Raya 2013.
Ekonomi Malaysia berkembang 5.4 peratus tahun lepas, sedikit melebihi kadar potensi ekonomi kira-kira lima peratus, firma penyelidikan Moody Analytics melaporkan bulan lepas.

Ekonomi ketiga terbesar di Asia Tenggara akan mengharungi pilihan raya umum akan datang dan mengekalkan pertumbuhan kukuh walaupun terdapat perubahan dalam kerajaan, kata penganalisis ekonomi terkenal dunia Nouriel Roubini kepada Forum Datum Ekonomi 2013 di sini pada 1 Mac.

Parti-parti pembangkang PKR-DAP-PAS telah memenangi 82 daripada 222 kerusi di Parlimen dan empat negeri dalam Pilihan Raya 2008, menafikan majoriti dua pertiga BN.
Malaysia dijangka akan mengadakan pilihan raya dalam beberapa minggu akan datang, dengan penganalisis meramalkan kemungkinan berlaku perubahan rejim buat pertama kalinya sejak kemerdekaan negara pada tahun 1957.
Read More..

Rabu, 01 Januari 2014

Dewi Perssik Mau Tidur dengan Siapapun yang Penting Cinta


JAKARTA - Pedangdut Dewi Persik merasa tersinggung berat dibilang meminta-minta harta pengusaha asal Kaltim, Abubakar ADZ Shihab. Depe, sapaan akrab Dewi Persik, sampai menegaskan dirinya mau tidur dengan siapapun asalkan dirinya cinta.

"Mau saya tidur dengan siapapun, yang penting saya cinta dan saya enggak jualan!!! Jadi kamu bikin masalah sama saya, tunggu ya @1lucha," kata Depe seperti dikutip dari akun twitter Depe.

Depe menegaskan dirinya tak terima dengan perbuatan Lucha yang merupakan perwakilan keluarga Abubakar. Menurutnya Lucha layaknya germo yang hendak menjual dirinya.

"Perempuan yang dijual sama germo, berarti harga dirinya diinjak-injak. Aku sakit hati banget difitnah gini," ketusnya.
Read More..

10 Nagara Dengan Sensor Terketat Di Dunia

Isaias Afewerki
Ketika membaca judul diatas, pikiran anda pasti langsung tertuju pada Cina, Korea Utara atau Iran yang terkenal dengan penyensoran ketat mereka terhadap media dan informasi yang masuk atau keluar di negara mereka.
Diantara negara-negara diatas tak satupun yang menempati urutan teratas, dimana Korea Utara hanya menempati urutan kedua, Iran di posisi ke-empat. Bahkan Cina tak berada dalam top ten daftar ini, dan hanya menempati posisi runner-up.
Anda penasaran dengan negara manakah yang menempati urutan pertama, dan negara-negaramana saja kang masuk kedalam daftar 10 besar?. berikut ini adalah daftar ke sepuluh negara tersebut versi CPJ.
1. Eritrea
Pemimpin: Presiden Isaias Afewerki, yang berkuasa sejak tahun 1993
Bagaimana Sensor Bekerja: Hanya media berita pemerintah saja yang diperbolehkan untuk beroperasi di Eritrea, dan mereka melakukannya di bawah arahan lengkap dari Menteri Informasi Ali Abdu. Wartawan mereka tidak menikmati kebebasan editorial, mereka adalah diberikan instruksi tentang bagaimana untuk menutupi sebuah kejadian. Wartawan yang diduga mengirim informasi ke luar negara tersebut dijebloskan ke penjara tanpa tuduhan atau proses pengadilan serta ditahan selama waktu yang lama tanpa akses ke keluarga atau pengacara. Pemerintah mengusir koresponden asing terakhir yang terakreditasi pada tahun 2007. Semua penyedia layanan Internet harus terhubung melalui EriTel yang diporasikan oleh pemerintah. Sementara wartawan Eritrea di pengasingan membuat begitu banyak situs web, akses internet hanya terjangkau untuk segelintir warga, dan mobile internet tidak tersedia di negara tersebut.
Catatan: Pada tahun 2011, Eritrea merencanakan untuk memperkenalkan internet mobile yang populer di seluruh dunia berkembang. Namun pemerintah, takut efek dari Protes Musim Semi Arab, dan membatalkan rencana tersebut.
2. Korea Utara
Pemimpin: Kim Jong Un, yang mengambil alih kekuasaan ketika ayahnya Kim Jong Il meninggal dunia pada bulan Desember 2011. Kakeknya, Kim Il Sung, memerintah Korea Utara dari 1948 sampai kematiannya pada tahun 1994.
Bagaimana Sensor Bekerja: Hampir semua isi dari 12 koran utama di Korea Utara, 20 majalah, dan penyiar berasal dari kantor berita resmi Korean Central dan berfokus pada pernyataan politik dan kegiatan politik lainnya. Penguasa Elit memiliki akses ke internet, tapi koneksi publik terbatas ke jaringan yang sangat diawasi dan disensor serta tidak mempunyai koneksi ke dunia luar. Sementara Associated Press (AP) membuka biro Pyongyang pada Januari 2012 dengan staf dari Korea Utara, AP tidak dikabulkan memiliki koneksi internet sendiri dan koresponden tidak memiliki saluran komunikasi yang aman. Sebuah media grup yang berbasis di Jepang, Asiapress, telah memberikan pelatihan jurnalistik serta kamera video kepada relawan Korea Utara untuk merekam kehidupan sehari-hari di negara mereka. Video tersebuk kemudian dimasukkan dalam DVD atau memori stick, kemudian diselundupkan menyeberangi perbatasan China dan kemudian dikirim ke Jepang untuk distribusi yang lebih luas. Hanya sejumlah kecil wartawan asing yang umumnya diizinkan dengan akses terbatas ke negara itu setiap tahun, dan mereka harus disertai oleh pengawal kemenapun mereka pergi.
Catatan: Versi resmi tentang kematian Kim Jong Il dari KCNA mengatakan bahwa ia meninggal pada tanggal 19 Desember 2011, akibat gagal jantung saat bepergian dengan kereta api karena “ketegangan mental dan fisik yang besar” saat “inspeksi intensitas tinggi di lapangan.” Namun, analisis selanjutnya dari pernyataan resmi menunjukkan bahwa, Kim kemungkinan besar meninggal pada tanggal 17 Desember, dan berita itu ditunda untuk memungkinkan pejabat menyelesaikan masalah-masalah suksesi.
3. Suriah
Pemimpin: Presiden Bashar al-Assad, yang mengambil alih tampuk pemerintahan setelah kematian ayahnya pada tahun 2000
Bagaimana Sensor Bekerja: Sejak demonstran mulai menyerukan pemecatan Assad pada bulan Maret 2011, rezim telah menghentikan liputan berita independen, pembatasan wartawan asing masuk dan pelaporan secara bebas, serta menahan dan menyerang wartawan lokal yang berusaha untuk meliput protes. Sejumlah wartawan telah hilang atau ditahan tanpa tuduhan, dan banyak yang mengatakan mereka disiksa dalam tahanan. Media internasional sangat bergantung pada rekaman oleh para jurnalis sipil yang mempertaruhkan hidup mereka dalam kondisi yang sangat berbahaya. Sedikitnya sembilan wartawan tewas dalam tugas sejak November 2011, dan enam diantaranya dicurigai didaalangi oleh pemerintah. Dalam kampanye untuk membungkam peliputan media, pemerintah menonaktifkan telepon seluler, sambungan telepon rumah, listrik, dan internet. Pihak berwenang secara rutin mengekstrak password dari situs media sosial milik wartawan melalui pemukulan dan penyiksaan
Catatan: Ferzat Jarban adalah wartawan pertama yang tewas di Suriah sejak CPJ mulai mendokumentasikan kematian dua dekade lalu. Sebuah videografer setempat mendokumentasikan protes dan tindakan kekerasan pemerintah di kota kelahirannya Al-Qusayr di Homs, rekaman itu menunjukkan gambar mengejutkan dari mayat perempuan dan anak-anak. Jarban terakhir terlihat ditangkap sebelum tubuhnya ditemukan dengan tanda-tanda mutilasi, dimana satu matanya dicungkil.
4. Iran
Pemimpin: Ayatollah Ali Khamenei telah menjadi pemimpin tertinggi sejak 1989. Dan Mahmoud Ahmadinejad pertama kali memenangkan kursi kepresidenan pada tahun 2005.
Bagaimana Sensor Bekerja: Pemerintah menggunakan pemenjaraan massal jurnalis sebagai alat untuk membungkam perbedaan pendapat dan menghapus liputan berita kritis. Sejak tahun 2009, sebuah media yang reformis terpukul oleh serangan pemerintah yang telah memasukkan pelarangan publikasi dan penangkapan massal dan pemenjaraan wartawan atas tuduhan anti pemerintahan. Wartawan yang dipenjara mengalami kondisi yang mengerikan, termasuk sel isolasi, kekerasan fisik, dan penyiksaan, keluarga wartawan juga diintimidasi dan dilecehkan dalam upaya untuk menjaga mereka tetap bungkam. Pemerintah Iran mempertahankan salah satu rezim sensor internet paling sulit di dunia, memblokir jutaan situs web, termasuk situs berita dan jejaring sosial; menggunakan teknik canggih untuk mendeteksi gangguan dengan program anti-sensor, dan mengintimidasi wartawan melalui jaringan sosial.
Catatan: Rezim terutama menargetkan pemberitaan BBC, terutama sejak pemilu Presiden pada 2009 yang dipersengketakan, ketika BBC berbahasa layanan Persia banyak mengulas demonstran yang menggambarkan kekerasan oleh pasukan keamanan. Seluruh kerabat dan teman dari anggota staf BBC telah ditangkap, diinterogasi, atau diintimidasi.
5. Guinea Khatulistiwa
Pemimpin: Teodoro Obiang Nguema Mbasogo, berkuasa sejak kudeta pada 1979.
Bagaimana Sensor Bekerja: pemerintah Obiang secara ketat mengontrol semua berita dan informasi melalui gelombang udara nasional. Secara teknis, beberapa outlet adalah milik swasta, tetapi tidak ada yang independen, dimana Obiang dan rekan-rekannya melakukan kontrol langsung atau tidak langsung. Media pemerintah tidak memberikan liputan berita internasional kecuali Obiang atau pejabat lain yang bepergian ke luar negeri. Sensor menegakkan aturan ketat untuk memastikan rezim digambarkan secara positif; wartawan yang tidak memenuhi aturan ini beresiko dipenjara di bawah undang-undang pidana termasuk tuduhan pencemaran nama baik. Agen Keamanan secara ketat membayangi wartawan asing dan membatasi fotografi atau film yang mendokumentasikan kemiskinan. Pemerintah setempat membayar tiga firma humas yang berbasis di Washington dengan total US $ 1,2 juta diantara April dan Oktober 2010 untuk membuat berita positif tentang Guinea Khatulistiwa, menurut laporan oleh Departemen Kehakiman AS.
Catatan: Pada pecahnya Protes Musim Semi Arab, pemerintah melarang media pemerintah menyiarkan negara dari Afrika Utara atau Timur Tengah yang terlibat dalam kasi itu. Pada bulan Maret 2011, otoritas negara tersebut menahan penyiar radio pemerintah hanya karena referensi pada “pemimpin revolusi Libya.”
6. Uzbekistan
Pemimpin: Presiden Islam Karimov, pertama kali terpilih pada tahun 1991.
Bagaimana Sensor Bekerja: Tidak ada media independen yang berbasis di Uzbekistan. Wartawan Independen yang kebanyakan kontributor untuk saluran luar negeri, tunduk pada interogasi dan penuntutan atas tuduhan pencemaran nama baik atau undang-undang seperti “menghina tradisi nasional.” Mereka dan keluarga dilecehkan. Muhammad Bekjanov dan Yusuf Ruzimuradov dari koran oposisi ‘Erk’ telah dipenjara lebih lama daripada wartawan lainnya di dunia menurut penelitian CPJ. Akses internet ke situs-situs berita independen diblokir, begitu juga terhadap beberapa kata kunci dan topik pada halaman Web individu.
Catatan: Dzhamshid Karimov, wartawan independen kritis yang juga merupakan keponakan Karimov, menghilang pada tahun 2006 setelah mengunjungi ibunya di rumah sakit. Teman-temannya akhirnya menemukan bahwa ia ditahan di sebuah klinik kejiwaan, di mana ia tetap ditawan hingga November 2011.
7. Birma
Pemimpin: Presiden Thein Sein, seorang mantan Jenderal
Bagaimana Sensor Bekerja: Meskipun Burma telah dialihkan dari militer ke pemerintahan sipil, membebaskan wartawan diantara ratusan tahanan politik, dan berjanji untuk melakukan banyak perubahan, namun struktur sensor yang ketat tetap berlaku. Semua kantor berita yang dikelola secara pribadi di Burma dipaksa untuk mempublikasikan berita secara mingguan dan bukan harian, karena persyaratan sensor. Lembaga pemeriksa pers milik pemerintah (PSRD) menyensor berita yang dapat mencerminkan hal buruk pada militer atau pemerintah, dan melarang pemberitaan lengkap tentang konflik bersenjata dengan pemberontak etnis Kachin. Pemerintah mendominasi radio dan televisi dengan propaganda. Hukum melarang kepemilikan komputer tanpa lisensi dan melarang penyebaran atau posting dari bahan yang tidak sah melalui Internet. Hukuman penjara telah digunakan untuk menghukum wartawan yang bekerja untuk kelompok media asing.
Catatan: Pada bulan Februari 2012, PSRD melarang sebuah komentar yang ditulis oleh wartawan Ludu Sein Win tentang sebuah konferensi media di mana pejabat Departemen Informasi membahas hukum baru bagi media yang akan memungkinkan lebih banyak kebebasan pers-termasuk diakhirinya sensor.
8. Arab Saudi
Pemimpin: Raja Abdullah bin Abdulaziz Al-Saud, yang menggantikan saudara tirinya, Raja Fahd, pada tahun 2005
Bagaimana Sensor Bekerja: Media di Kerajaan Saudi sangat terbatas, dengan hukuman berat dan sewenang-wenang. Pihak berwenang memiliki hak untuk mengangkat dan memecat editor senior di media tradisional sesuka hati, serta melakukan pembatasan serupa di Internet. Tidak ada wartawan asing atau lokal diberikan akses ke Provinsi Timur, tempat pengunjuk rasa telah menyerukan reformasi politik dan menuntuk hak bagi minoritas Syiah sejak Februari 2011. Situs-situs berita lokal yang telah melaporkan kerusuhan itu telah ditutup dan editor mereka ditangkap. Berita asing tentang peristiwa di luar Arab Saudi tersedia, tetapi outlet berita internasional yang beroperasi membatasi pelaporan mereka untuk mempertahankan akreditasi.
Catatan: Pemerintah Saudi mengusir koresponden Reuters yang berbasis di Riyadh yaitu Ulf Laessing pada Maret 2011, karena marah oleh liputan tentang kerusuhan politik. Laessing menulis.
9. Kuba
Pemimpin: Presiden Raul Castro, yang mengambil alih pemerintahan dari saudaranya, Fidel Castro, pada tahun 2008
Bagaimana Sensor Bekerja: Semua media berita resmi negeri dikendalikan oleh Partai Komunis, yang mengakui kebebasan pers hanya “sesuai dengan tujuan dari masyarakat sosialis.” Penyedia layanan Internet wajib untuk memblokir konten yang dilarang. Jurnalis Independen dan blogger semua bekerja pada situs web hosting luar negeri dan mengupdate berita melalui kedutaan atau koneksi Hotel yang mahal. Meskipun begitu, setidaknya 29 jurnalis independen dipenjarakan akibat merilis ‘Musim Semi Hitam’ 2003 pada April 2011, pemerintah terus menganiaya wartawan kritis dengan penangkapan sewenang-wenang, penahanan jangka pendek, pemukulan dan pengawasan. Pendukung pemerintah kadang-kadang berkumpul di luar rumah jurnalis penting untuk mengintimidasi mereka. Pejabat memberikan visa bagi wartawan asing secara selektif.
Catatan: Tokoh kritis blogger Yoani Sánchez ditolak mendapatkan visa untuk meninggalkan negara tersebut pada bulan Februari untuk yang ke-19 kalinya.
10. Belarus
Pemimpin: Presiden Aleksandr Lukashenko sejak tahun 1994
Bagaimana Sensor Bekerja: Taktik anti jurnalis yang diterapkan Lukashenko termasuk penuntutan jurnalis, pemenjaraan, larangan perjalanan terhadap wartawan kritis; penggerebekan media independen; penyitaan koran dan peralatan pers; serta mengagalkan penyelidikan pembunuhan untuk setidaknya tiga wartawan dalam 10 tahun terakhir. Setelah pemilihan yang diduga dicurangi pada tahun 2010, Lukashenko menumpas apa yang tersisa dari media independen. Bekerja sebagai wartawan tanpa akreditasi yang dikeluarkan pemerintah adalah sesuatu yang ilegal. Pada tahun 2010, Lukashenko menandatangani hukum untuk menyensor Internet.
Catatan: Setelah pemilihan presiden pada Desember 2010, Lukashenko memenjarakan wartawan independen Irina Khalip dan Natalya Radina atas tuduhan yang dibuat-buat, sebagai balasan pelaporan mereka atas protes pasca pemilu. Khalip kemudian dibebaskan dari penjara bawah pengawasan dan pembatasan, sementara Radina terpaksa melarikan diri dari Belarus untuk menghindari penahanan ulang.
sumber
Read More..

Minggu, 29 Desember 2013

Jangan Tidur Dengan TV Dan Lampu Menyala

Gan ada yag punya kebiasan tidur dengan membiarkan lampu atau televisi menyala??

Mulai sekarang hentikan kebiasaan itu gan..
kenapa?


karena saat kita tidur otak kita tidak istirahat, tapi teatp bekerja secara ringan.. artinya jika teleivisi masih menyala maka suara dari televisi masih akan di proses oleh otak, begitu juga dengan mendengar lagu saat tidur.


nah kalo lampu beda lagi, Cahaya dari lampu masih bisa menembus klopak mata kita... walau tidak terlalu banyak cahaya yg masuk.. tetapi otak tetap memprosesnya...

Jadi otak kita tidak Istirahat seharian.. nah keesokan harinya saat agan2 bangun maka agan2 akan merasa kurang semangat... jadi hentikan kebiasaan itu ya gan....



Read More..

Rabu, 18 Desember 2013

Lagi bayi lahir dengan kantung air Menakjubkan

18 Mac 2013
-Like page @[325406010885846:274:Beutskin Essence]-  sangat menakjubkan bila seorang doktor dari Greek, Dr. Aris Tsigris telah mengeluarkan seorang bayi yang masih dalam kantung air ketuban (amniotic fluid)..  Menurut Dr. Aris Tsigris, perkara ini jarang2 berlaku. dan yang paling menakjubkan ialah bayi ini tidak sedar bahawa dia telah di lahirkan di dunia. dia seolah-olah berasa masih berada di dalam rahim ibunya. dia tidak lemas sehinggalah kantung air ketuban itu ditanggalkan. dan bayi ini terus bernafas


Sangat menakjubkan bila seorang doktor dari Greek, Dr. Aris Tsigris telah mengeluarkan seorang bayi yang masih dalam kantung air ketuban (amniotic fluid)..

Menurut Dr. Aris Tsigris, perkara ini jarang2 berlaku. dan yang paling menakjubkan ialah bayi ini tidak sedar bahawa dia telah di lahirkan di dunia. dia seolah-olah berasa masih berada di dalam rahim ibunya. dia tidak lemas sehinggalah kantung air ketuban itu ditanggalkan. dan bayi ini terus bernafas
Read More..